Saturday, 12 May 2018

Puasa Bagi Ibu Hamil Muda

Menarik sekali membahas puasa bagi ibu hamil muda. Kenapa menarik? Selain memang topik ini hangat untuk diperbincangkan pada bulan suci Ramadhan, aktivitas puasa untuk ibu hamil terutama yang masih muda sangatlah hangat.
Membahas hal ini, akan ada beberapa poin penting untuk dijelaskan lebih lanjut pada artikel ini.
Untuk Anda ibu hamil muda, informasi dalam artikel ini akan membahas tentang beberapa poin, seperti: waktu puasa untuk ibu hamil muda, hal yang dianjurkan, hal yang dilarang, hal yang patut diwaspadai, dan beberapa hal penting lainnya.
Siap? Mari langsung kita bahas di bawah.

Kapan Puasa Bagi Ibu Hamil Muda Bisa Dilakukan?

Puasa Bagi Ibu Hamil Muda

Pada dasarnya, kondisi kehamilan sangatlah spesial. Pun, tidak ada acuan yang pasti serta waktu yang dianjurkan untuk ibu hamil menjalani aktivitas puasa harian. Kehamilan muda, utamanya pada usia trimester pertama adalah salah satu di mana ibu hamil tidak boleh menjalani puasa.
Kenapa demikian?
Pada trimester awal, ibu hamil banyak sekali mengalami perubahan hormon. Di masa ini, perubahan hormon akan menimbulkan kondisi di mana bisa dibilang tidak biasa untuk ibu hamil. Salah satu yang menjadi acuan lebih lanjut adalah datangnya morning sickness.
Lalu, apakah setelah masa itu boleh bagi ibu hamil untuk puasa?
Tidak juga. Semua tergantung dari kondisi kesehatan dan hormon sang ibu yang menjalani kehamilan. Bila ada kondisi ganjal, sebaiknya hentikan puasa. Hal ini untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi pada sang ibu dan janin.

Hal yang Harus Diperhatikan

Penjabaran pada poin sebelumnya tidak menjadi acuan untuk ibu hamil tidak menjalankan puasa. Bukan itu maksud dan poin inti dari penulis. Melainkan, pada dasarnya, semua ibu hamil yang sehat boleh sekali untuk tetap menjalankan puasa seperti ibu yang tidak hamil. Pun, manfaat puasa juga cukup banyak sekali untuk ibu hamil.
Bolehkah puasa bagi ibu hamil muda yang sehat? Tentu saja boleh dan bisa dianjurkan dengan panduan dan pengawasan dari pihak tertentu, seperti suami misalnya.

Perhatikan Morning Sickness Anda

Ingin tetap menjalani puasa ketika hamil muda? Perhatikan kondisi fisik Anda ketika berpuasa. Salah satu yang bisa menjadi tolok ukur Anda adalah adanya kondisi morning sickness. Walaupun morning sickness tidak dialami oleh semua ibu hamil muda, kondisi ini tetap penting untuk menambah kewaspadaan Anda ketika berpuasa.
Morning sickness dapat terjadi dan dipicu oleh banyak hal. Kondisi ini biasanya akan memicu mual yang sangat berlebihan dan muntah yang dahsyat. Bahkan, kondisi ini dapat terjadi karena hal sepele seperti bebauan aneh yang muncul sewaktu-waktu.
Kenapa harus memperhatikan morning sickness?
Ketika kondisi ini terjadi, kondisi ibu hamil muda akan menjadi lebih lemah dari biasanya. Kehilangan banyak cairan, dehidrasi, lemas fisik, tidak bisa bergerak leluasa dan fleksibel, serta kehilangan energi beraktivitas harian.
Inilah hal yang dicemaskan dan tidak diinginkan oleh kita semua untuk terjadi.
Ketika Anda berpuasa dan mengalami morning sickness, keputusan yang bijak adalah menyudahi puasa Anda dan mulai mengonsumsi minuman dan makanan sebagai pengganti nutrisi, cairan, dan energi yang sudah terbuang.

Hal yang Wajib Menjadi Tolok Ukur Utama

Puasa Bagi Ibu Hamil Muda
Nah, setelah membaca penjelasan di atas, sekarang semuanya sudah jelas. Puasa Saat Hamil tetap bisa dilakukan, namun bisa juga tidak boleh dilakukan. Semua keputusan tersebut kembali lagi ke kondisi ibu hamil masing-masing, karena setiap ibu hamil pasti memiliki kondisi fisik yang berbeda-beda. Jika kondisi di atas tidak terjadi pada ibu hamil, dan kondisi kehamilan memang sehat dan stabil, berpuasa tetap bisa dilakukan dengan catatan puasa yang dilakukan adalah puasa yang sehat. Ada hal-hal yang perlu diperhatikan dan tidak boleh dilewatkan jika ibu hamil memutuskan untuk berpuasa, seperti misalnya hal-hal di bawah ini.

Kebutuhan nutrisi harian yang seimbang tetap dibutuhkan oleh ibu hamil dan perlu dipenuhi dalam sahur dan berbuka puasa, juga di malam hari.
Ibu hamil juga perlu mempersiapkan kondisi tubuh sebelum memutuskan untuk berpuasa agar tetap fit selama berpuasa.
  1. Tetap mencukupi kebutuhan cairan harian dengan lengkap yang bisa didapatkan dari sahur dan berbuka puasa, serta sebelum tidur.
  2. Jika perlu, konsultasikan dulu dengan dokter mengenai keputusan Anda untuk berpuasa.
  3. Tetap menjalankan istirahat yang cukup saat berpuasa.
  4. Suplemen kehamilan tetap harus dikonsumsi sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
  5. Perbanyak asupan buah dan sayur yang sehat dan kurangi asupan makanan berminyak atau berlemak.
  6. Menjaga sahur dan berbuka agar selalu tepat waktu dengan Menu Buka Puasa Ibu Hamil dan sahur yang direkomendasikan.

Batalkan Puasa Anda Bila Muncul Hal Ini!

Puasa bagi ibu hamil muda sah dan memang bisa dilakukan. Namun, ada baik dan bijaknya untuk segera menghentikan dan membatalkan puasa bila hal ini terjadi pada Anda, antara lain:
  1. Muntah yang lebih dari satu hari atau lebih dari tiga kali sehari
  2. Muntah disertai dengan munculnya diare, mulas, dan perut melilit
  3. Mimisan atau pendarahan di hidung
  4. Mengalami pusing yang berlebihan dan tidak normal
  5. Pusing diikuti mata yang berkunang
  6. Keringat dingin berlebih
  7. Tubuh merasa tidak nyaman atau tidak sehat
  8. Meriang.

Kini, Anda sudah mengetahui beberapa informasi penting perihal puasa bagi ibu hamil muda. Semoga, informasi ini membantu Anda dalam mengambil keputusan di kemudian hari, ya!
Puasa Bagi Ibu Hamil Muda Rating: 4.5 Posted By: Razakazar