Sunday, 1 October 2017

Bolehkah Ibu Hamil Naik Motor?

Advertisement
Amankah Ibu Hamil Naik Motor - Ibu yang sedang mengandung memang membutuhkan perlakuan istimewa untuk menunjang kehamilannya. Bukan hanya makanan yang dijaga, kegiatan harian wajib dikurangi dan dilakukan secara hati-hati agar ibu tak terlalu lelah dan bayi tetap aman.

Tentu saja banyak Ibu dituntut untuk tetap harus melakukan aktivitas harian meski sedang hamil. Beberapa ibu dengan mobilitas cukup tinggi bahkan tak segan menggunakan motor agar tetap dapat beraktivitas dengan lancar.

Penggunaan motor sebagai alternatif kendaraan praktis inilah yang kemudian tak jarang menimbulkan kekhawatiran. Apakah sebenarnya motor aman bagi ibu hamil? Bolehkah ibu hamil naik motor? Adakah resiko ibu hamil naik motor yang dapat ditimbulkan? Atas pertanyaan tersebut, berikut tim redaksi memberikan respon yang mungkin bisa menambah wawasan Bunda:

  • Bolehkah ibu hamil naik motor?
Anda yang belum mengetahui jawaban atas pertanyaan tersebut sebaiknya membaca artikel ini hingga selesai. Sebenarnya, tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk tidak menaiki motor. Anda bisa saja naik motor sesuai dengan keinginan asalkan Bunda memang dalam kondisi sehat dan tidak memiliki masalah kehamilan.

Meski demikian, intensitas naik motor sebaiknya juga memperhatikan usia kehamilan dan beberapa faktor lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengonsultasikan kepada dokter langganan terlebih dahulu untuk mengetahui keamannya.
  • Apa sih resiko naik motor bagi ibu hamil?
Jawaban atas pertanyaan bolehkah ibu hamil naik motor mungkin cukup melegakan bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi. Meski demikian hal ini bukan berarti tidak memiliki resiko lho. Motor roda dua umumnya memiliki pengamanan yang sedikit kurang dibandingkan roda empat karena tidak memiliki sabuk pengaman sehingga memungkinkan timbulnya guncangan cukup keras akibat pengereman.

Motor roda dua juga memiliki masalah kestabilan yang cukup membuat ibu harus waspada terutama jika digunakan pada lintasan kurang baik. Guncangan keras yang ditimbulkan pada lintasan tertentu pastinya dapat mengganggu kondisi rahim, bahkan dalam kasus ekstrim dapat menyebabkan keguguran terutama jika kandungan masih dalam trimester pertama.

Kelelahan juga menjadi resiko lain yang mungkin dihadapi sang ibu bila Anda naik motor terutama dengan jarak tempuh cukup jauh. Oleh karena itu, upayakan Anda benar-benar dalam kondisi fit jika akan mengendarainya.
  • Apa yang sebaiknya dilakukan jika ibu hamil naik motor?
Resiko ibu hamil naik motor bukan berarti dijadikan alasan untuk menciutkan niat berkendara roda dua. Anda tetap saja dapat berkendara menggunakan motor asalkan memperhatikan beberapa hal, yakni:
  1. Anda wajib menaati aturan standar keamanan berkendara yang telah ditentukan oleh pihak berwenang. Hal ini penting dilakukan karena ibu hamil membutuhkan pengamanan maksimal untuk menjamin keselamatan ibu dan bayi yang dikandung. Jangan lupa untuk menggunkan helm berstandar nasional, menggunakan jaket, dan menggunakan sabuk pengaman khusus jika memungkinkan.
  2. Ibu hamil yang menggunakan motor sebaiknya tidak berkendara dalam kecepatan tinggi. Gunakan kendaraan dengan kecepatan normal agar Anda dapat mengantisipasi segala kemungkinan.
  3. Perhatikan posisi duduk Anda dengan benar. Pastikan Anda nyaman dan seimbang serta tidak menciptakan tekanan pada perut.
  4. Jangan terlalu memaksakan diri untuk naik motor terutama jika jarak yang ditempuh cukup jauh. Anda bisa mengambil istirahat sejenak untuk melemaskan ketegangan sebelum kembali memulai perjalanan.
Demikian beberapa uraian khusus tentang bolehkah ibu hamil naik motor yang bisa dibagikan oleh tim redaksi. Kini Anda tak perlu ragu lagi ‘kan? Anda tetap boleh naik motor asalkan berhati-hati kok.
Bolehkah Ibu Hamil Naik Motor? Rating: 4.5 Posted By: tentang ibu