Saturday, 4 November 2017

Ini Bahaya Memakai High Heels Saat Hamil, Wajib Baca!

Advertisement
Ada saja cara yang dilakukan oleh perempuan untuk tampil maksimal, termasuk dengan menggunakan high heels. Yups, alas kaki yang juga dikenal sebagai sepatu hak tinggi ini memang telah lama dipercaya mampu menyempurnakan penampilan perempuan karena memberikan efek kaki jenjang semampai.

Efek ramping yang ditimbulkan high heels membuat perempuan sulit melewatkan hari tanpa menggunakannya, bahkan ketika hamil. Banyak Bunda tetap memaksa menggunakan sepatu bertumit tinggi selama kehamilan dengan alasan kecantikan dan kepercayaan diri.

Memang pemakaian sepatu hak tinggi sepenuhnya menjadi hak pribadi, namun tahukah Anda bahwa terdapat bahaya memakai high heels untuk ibu hamil lho. Tim redaksi kami telah melakukan beberapa penelusuran untuk menemukan bahaya memakai high heels saat hamil berikut ini:

Bahaya memakai high heels saat hamil
  • Mempengaruhi postur tubuh
Salah satu efek buruk high heels untuk ibu hamil adalah mempengaruhi postur tubuh. Anda yang hobi mengguankan alas kaki ini ketika hamil dapat saja memiliki panggul yang  miring dan menonjol ke depan. Hal ini membuat punggung melengkung ke depan sehingga membuat posisi tubuh kurang nyaman ketika berjalan.

Perubahan postur tubuh ini ternyata juga dapat berpengaruh hingga saat proses melahirkan terjadi lho. Pinggul bawah yang seharusnya bisa kembali ke bentuk semula justru dapat lebih terlihat menonjol sangat besar karena Anda rutin mengenakan sepatu bertumit tinggi.
  • Menyebabkan kaki bengkak
Bahaya memakai high heels saat hamil lainnya akan mempengaruhi ukuran kaki sang ibu. Kaki Anda bisa saja menjadi bengkak akibat pemakaian high heels secara berlebihan. Hal ini dikarenakan beban tubuh menumpuk hanya pada kaki bagian depan sehingga titik ini harus menopang tubuh yang semakin berat.
  • Mempengaruhi keseimbangan tubuh
Salah satu bahaya memakai high heels saat hamil lainnya akan terjadi pada penurunan kemampuan tubuh menyeimbangkan diri. Hal ini dikarenakan sepatu bertumit tinggi akan mengubah titik berat tubuh sang ibu sehingga dapat meningkatkan resiko ibu terjatuh ketika berjalan.
  • Memicu sakit punggung
Anda yang membiasakan diri menggunakan sepatu bertumit tinggi saat hamil dapat memiliki resiko sakit punggung lebih besar. Gangguan ini ditimbulkan akibat posisi kaki yang tidak rata dan hanya terpusat pada satu titik di depan kaki. Hal ini menyebabkan kelebihan beban pada kaki yang akhirnya akan mendorong sumsum tulang belakang  untuk menyeimbangkan. Keadaan ini tentunya akan menyebabkan  nyeri cukup sakit karena pungung menopang berat berlebih.
  • Memperbesar timbulnya varises
Memakai high heels selama kehamilan memang sangat tidak disarankan oleh banyak orang karena menimbulkan banyak dampak buruk. Salah satunya adalah membuat otot betis dan paha lebih tegang karena kelebihan beban yang dalam kasus ekstrim bisa menimbulkan ketegangan permanen yang menyebabkan varises. Hmm, kaki ibu tentu tidak akan indah jika gangguan ini muncul ‘kan?
  • Menimbulkan nyeri saraf sciatica
Resiko nyeri saraf sciatica menjadi momok bagi ibu hamil yang bersikeras menggunakan high heels selama mengandung. Gangguan ini adalah rasa nyeri yang timbul dari punggung bawah hingga telapak kaki yang rasanya hampir seperti kram. Nyeri ini tentu saja cukup menggangu karena dapat menghambat aktivitas Anda.

Bahaya memakai high heels saat hamil juga dibenarkan oleh Lorraine Jones sebagai ahli penyakit kaki terkenal. Menurutnya pemakaian sepatu bertumit tinggi selama kehamilan dapat mengubah postur, memperpendek otot betis, serta meningkatkan tekanan pada punggung dan lutut. Oleh karena itu, dia menyarankan agar wanita hamil mengatur penggunaan alas kaki dengan hati-hati agar tidak menimbulkan efek buruk.

Hmmm, jadi masih berani menggunakan sepatu hak tinggi? Well, semua kembali kepada pilihan masing-masing ya, Bu.
Ini Bahaya Memakai High Heels Saat Hamil, Wajib Baca! Rating: 4.5 Posted By: tentang ibu