Thursday, 20 October 2016

Hmmm, Bolehkah Ibu Hamil Menyusui?

Apakah Boleh Ibu Hamil Menyusui – kehamilan memang patut menjadi salah satu hal yang disyukuri sebab Anda diberi kepercayaan oleh Tuhan untuk merawat dan membesarkan seorang insan. Tentu saja proses kehamilan akan semakin membahagiakan apabila setelah sembilan bulan si jabang bayi dapat lahir dengan selamat.

Hal selanjutnya yang perlu dilakukan tentunya adalah menyusui.  Eits, namun bagaimana apabila Anda ternyata positif hamil lagi sebelum masa menyusui anak berakhir? Pastinya hal ini menjadi dilema mengingat banyak orang mengatakan bahwa menyusui ketika hamil tidak disarankan karena dapat membahayakan kandungan, tapi disisi lain sang anak masih membutuhkan ASI.

Apakah Boleh Ibu Hamil Menyusui
Well Bunda tidak perlu bertanya-tanya lagi ya sebab tim redaksi memiliki jawaban atas pertanyaan bolehkah ibu hamil menyusui berikut ini:
  • Bolehkah ibu hamil menyusui?
Tandem Nursing (menyusui saat hamil) seringkali dianggap berbahaya bagi ibu, janin yang dikandung, serta bayi yang disusui sehingga tidak banyak yang merekomendasikannya. Namun sebenarnya, belum ada penelitian yang membuktikan hal tersebut hingga saat ini.
Artikel Menarik Lainnya: Bolehkah Ibu Hamil Makan Mayonnaise?
Sebenarnya anggapan bahaya menyusui saat hamil berasal dari fakta bahwa rahim turut berkontraksi karena hormone oksitoksi diproduksi. Namun demikian, hal tersebut sebenarnya belum terbukti memiliki pengaruh secara signifikan pada ibu dan bayi. Meski relatif aman, namun ibu tetap harus memperhatikan beberapa hal untuk menjamin kelancaran proses menyusui sekaligus kehamilan.
  • Apa yang harus disiapkan untuk menyusui saat hamil?
Anda kini telah mengetahui jawaban atas pertanyaan bolehkah ibu hamil menyusui ‘kan? Seperti yang telah dijelaskan bahwasanya menyusui saat hamil membutuhkan persiapan ektra yang perlu dilakukan agar semua berjalan lancar berikut ini:
  1. Konsultasikan dengan dokter – langkah ini menjadi hal pertama yang perlu dilakukan sebelum Anda memutuskan untuk menyusui atau tidak. Ceritakan kepada dokter mengenai kondisi Anda agar sang dokter dapat merekomendasikan opsi paling tepat.
  2. Minumlah air mineral secukupnya – Anda yang memutuskan menyusui ketika hamil tentunya harus memperhatikan asupan cairan tiga individu (diri sendiri, bayi yang disusui, serta janin). Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk selalu terhidrasi dengan baik. Minumlah minimal sepuluh gelas air setiap hari agar Anda tidak mengalami dehidrasi.
  3. Konsumsi gizi yang cukup – Ibu tidak hanya perlu memperhatikan asupan cairan, namun juga gizi yang masuk dalam tubuh. Anda tentu tahu bahwa terdapat tiga individu yang harus dicukupi kebutuhan gizinya, oleh karena itu pastikan Anda mengonsumsi makanan bergizi lebih banyak dibandingkan hari-hari biasa. Dengan pengonsumsian gizi seimbang, maka Anda akan dapat merasa sehat sekaligus menghasilkan ASI berkualitas.
  4. Hindari menggendong bayi terlalu sering – Salah satu hal yang ditakutkan ketika menyusui selama hamil adalah potensi keguguran. Hal ini dapat diminalisir dengan mengurangi kegiatan menggendong bayi terlalu lama dan sering. Anda dapat menyiasati proses menyusui dengan berbaring atau duduk untuk mengurangi beban saat menggendong.
  5. Hindari rasa stress – Stres akibat kelelahan atau emosi dapat memicu gangguan kesehatan yang lebih buruk sekaligus mempengaruhi air susu ibu yang diproduksi. Oleh karena itu, usahakan agar Anda terhindar dari stress agar tidak terganggu selama menyusui. Anda dapat melakukannya dengan menciptakan suasana tenang dan nyaman. Anda juga dapat menggunakan payudara secara bergantian agar tidak merasa lelah.
Itulah beberapa informasi mengenai bolehkah ibu hamil menyusui yang patut Anda ketahui. Kini Anda tidak perlu lelah bertanya-tanya karena pada dasarnya tandem nursing aman selama mengikuti aturan yang telah dibicarakan. Selamat menikmati masa kehamilan dan menyusui ya, Bu.
Hmmm, Bolehkah Ibu Hamil Menyusui? Rating: 4.5 Posted By: tentang ibu