Friday, 12 August 2016

Anemia Pada Ibu Hamil, Penyebab dan Penanganan

Anemia pada ibu hamil – perempuan yang sedang mengandung kemungkinan bisa mengalami anemia, sebuah kondisi dimana darah tidak memiliki cukup sel darah merah untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh maupun bayi. Tentu saja kondisi ini dapat terjadi selama beberapa waktu, mulai dari awal hingga sampai saat akan melahirkan.

Anemia pada ibu hamil semester 3 atau lebih sebenarnya merupakan sebuah kasus yang cukup umum. Meski demikian, hal tersebut dapat cukup mengganggu karena dapat membuat sang ibu selalu terlihat letih dan lesu.

Nah sebelum membahas lebih jauh mengenai penanganan anemia pada ibu hamil, ada baiknya untuk mengetahui klarifikasi anemia pada ibu hamil terlebih dahulu. Berdasarkan data klinis, seorang ibu dapat dinyatakan mengalami anemia apabila kadar konsentrasi haemoglobin dalam darah kurang dari 10gram/dl.
anemia pada ibu hamil
Berdasarkan informasi yang diterima dari WHO, gangguan kekurangan HB dibagi menjadi beberapa kategori antara lain:
  • Hb 11 gram, dimana seorang ibu tidak dikatakan mengalami anemia,
  • Hb 9-10 gram, dimana seorang perempuan dikatakan mengalami anemia ringan,
  • Hb 7-8 gram, dimana seorang ibu dikatakan mengalami anemia sedang,
  • Hb kurang dari 7 gram, dimana seorang ibu dikatakan mengalami anemia berat.
Lalu apa yang harus dilakukan apabila Anda mengalami gangguan ini? Anda yang mengalami gangguan ini sebaiknya langsung mulai mengonsumsi suplemen atau makanan yang mengandung zat besi dan asam folat. Untuk itu, Anda juga bisa memasukkan beberapa menu makanan hewani dalam diet plan harian, seperti daging, telur, serta asupan nutrisi yang berasal dari susu.

Anda yang telah mengonsumsi makanan kaya zat besi dan asam folat sebaiknya juga mengimbanginya dengan pengonsumsian vitamin C. Hal ini cukup penting dilakukan mengingat vitamin C memiliki peranan yang cukup besar dalam penyerapan zat besi dalam tubuh. Beberapa asupan makanan yang memiliki kandungan vitamin C cukup tinggi antara lain, stroberi, jeruk, kiwi, tomat, dan lain sebagainya.

Apabila gejala anemia pada ibu hamil tidak kunjung usai maka sebaiknya Anda mulai bersiap untuk menghubungi dokter langganan. Ahli kesehatan Anda nantinya mungkin akan melakukan beberapa tes tertentu untuk mengetahui sejauh mana tingkat keparahan anemia yang dialami.


Anemia, dalam perkembangannya, memang bukan masalah yang cukup mengganggu, serta dapat diatasi dengan gaya hidup sehat dan seimbang. Meski demikian, gangguan anemia pada ibu hamil tetap tidak boleh dibiarkan karena dapat mengganggu kesehatan dalam kasus ekstrim. Tetap sehat dan semangat ya Bu.
Anemia Pada Ibu Hamil, Penyebab dan Penanganan Rating: 4.5 Posted By: tentang ibu