Monday, 15 August 2016

Nih, Tips Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil


Saat wanita sedang mengandung, diwajibkan untuk mengetahui bagaimana posisi tidur yang baik untuk ibu hamil, agar janin yang dikandung tetap aman. Bumil tak cukup hanya memberikan asupan gizi terhadap calon si buah hati saja, namun harus selalu memperhatikan aktivitas sehari-hari tak membahayakan kondisi janin serta ibu hamil sendiri.

Pada kehamilan trimester muda, ibu hamil dapat tidur dengan posisi apapun karena perut belum membesar. Ketika sudah memasuki trimester tua, biasanya perut calon ibu telah membesar, sehingga perlu menjaga posisi tidur yang baik untuk ibu hamil.


Namun para calon ibu tak perlu terlalu khawatir terhadap bayi yang berada di kandungannya, karena tubuh ibu diciptakan cukup sempurna oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga dapat melindungi calon si buah hati yang berada dalam kandungan. Walaupun begitu, ibu hamil perlu berhati-hati saat memilih posisi tidur yang benar, seperti tips berikut ini:

Tips Posisi Tidur Yang Baik untuk Ibu Hamil Muda Hingga Tua

posisi tidur yang baik untuk ibu hamil

  • Posisi Tidur dengan Tengkurap
Salah satu posisi tidur yang cukup baik untuk ibu hamil yakni tengkurap. Namun saat kehamilan trimester pertama, karena adanya pembesaran pada payudara membuat payudara menjadi lebih sensitive, sehingga mengakibatkan ketidaknyamanan saat tidur dengan posisi ini.

Pada umur kehamilan beranjak 14 minggu, perut mulai membesar dan posisi tengkurap sangat tidak dianjurkan karena bumil harus menyokong paha dengan bantal agar dapat tidur dengan nyaman saat posisi tengkurap.
  • Tidur dengan Posisi Miring Ke Kiri
Lalu tidur yang terbaik untuk ibu hamil seperti apa? Hingga saat ini masih belum ada penelitan yang meneliti secara detail tentang posisi tidur yang aman untuk ibu hamil. Namun, para dokter menganjurkan saat masa kehamilan sudah 16 minggu, sebaiknya tidur dengan posisi miring ke sebelah kiri. Karena dengan tidur pada posisi ini, bayi akan mendapatkan aliran darah cukup lancar.

Tak hanya itu, si calon buah hati juga akan mendapatkan nutrisi yang cukup ke plasenta karena adanya vena besar (vena cava inferior) yang berada di bagian belakang sebelah kanan svina dan mengembalikan aliran dara ke bagian jantung.

Tidur pada posisi miring juga akan membantu ginjal membuat semua sisa cairan atau produk dari tubuh ibu sehingga mengurangi kaki bengkak pada bagian pergelangan kaki dan tangan. Tidur dengan posisi kanan juga cukup baik, bila perlu saat tidur, anda dapat mengganti posisi dari kanan dank e kiri agar tidur menjadi lebih nyaman.

Apabila, anda terbangun di malam hari dan sadar telah tidur dengan posisi terlentang, tak perlu khawatir. Atur kembali tidur dengan posisi miring. Karena para calon ibu pasti akan berubah posisi tidur tanpa disadari dan tak seterusnya tidur dengan posisi terlentang. Selain itu, ada beberapa jenis posisi tidur yang cukup berbahaya bagi ibu hamil dan janinnya. Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini:

Posisi Tidur yang Berbahaya bagi Ibu Hamil

  • Posisi Tidur Terlentang
Pada masa kehamilan sudah beranjak 16 minggu, posisi terlentang tak dianjurkan. Karena posisi tidur seperti ini akan menitikberatkan pada rahim bagian belakang, vena cava inferior dan usus. Tak hanya itu, dampak tidur posisi terlentang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, wasir, sakit pinggang, mengganggu pernafasan dan sirkulasi.

Untuk ibu hamil yang sudah memasuki trimester kedua dan ketiga akan mempengaruhi tekanan darah apabila tidur dengan posisi ini. Sebagian wanita dapat mengalami penurunan darah dan membuatnya menjadi pusing dan beberapa lainnya dapat meningkatkan tekanan darah. Untuk kasus kehamilan yang mengalami tekanan darah menjadi tinggi, tak dianjurkan untuk melakukan posisi tidur secara terlentang.
  • Tidur Miring Ke Kanan
Salah satu posisi tidur yang bisa dibilang tidak baik untuk kesehatan ibu hamil adalah miring menghadap kanan. Karena dapat membuat tekanan pada organ hati menjadi lebih kuat. Selain itu, tidur miring ke kanan akan berdampang pada asupan gizi ke janin menjadi tidak maksimal. Tak hanya itu saja, oksigen yang melewati plasenta menjadi berkurang sehingga tidur menjadi tidak nyaman bagi wanita hamil.
  • Tidur Dalam Posisi Duduk
Saat wanita hamil mengalami keluhan seperti mulas atau mual secara berlebih, biasanya akan rebahan atau tidur-tiduran di sofa. Akan tetapi hal ini dapat berdampak buruk bagi ibu hamil, karena tekanan pembuluh darah menjadi lebih tinggi ke jantung. Bahaya lainnya saat tidur sambil duduk adalah rasa lelah secara berlebihan akan di alami terutama pada bagian punggung. Apabila wanita hamil memiliki keluhan wasir, tidur dalam posisi duduk akan memperburuk penyakit wasir anda. Untuk itu, hindari tidur dalam posisi ini.

Selain calon ibu dapat memilih posisi tidur yang baik, cobalah beberapa tips yang dapat membuat tidur ibu hamil lebih nyaman dan nyenyak. Karena waktu tidur yang baik agar menjaga tekanan darah dalam kondisi normal yakni kurang lebih 7-9 jam. Simak informasi yang dibahas oleh tim redaksi tentangibu berikut ini:

Cara Alternatif Agar Ibu Hamil Tidur Lebih Nyaman dan Nyenyak

  • Mandi Menggunakan Air Hangat
Selain memilih posisi yang nyaman saat tidur, bumil dapat membasuh atau mandi dengan air hangat sebelum tidur. Ibu hamil dapat menggunakan sabun dengan efek relaks yang biasanya berbahan melati atau lavender. Selain badan menjadi relaks, bumi dapat tidur lebih nyaman dan nyenyak.
  • Meminum Susu Hangat
Apabila badan sedang tidak fit, calon ibu jangan memaksakan diri untuk mandi air hangat sebelum tidur karena akan berdampak pada kesehatan. Alternatif lainnya bisa dengan meminum susu hangat. Karena asam amino tryptophan yang terkandung pada susu dapat meningkatkan serotonin di otak dan membantu ibu hamil yang terkena insomnia atau susah tidur.
  • Jangan Terlalu Banyak Minum Cairan
Sebelum tidur, usahakan ibu hamil tidak terlalu banyak minum karena dapat meminimalisir agar pergi ke kamar mandi di saat malam hari. Tidur menjadi tidak nyenyak, sebab akan terbangun ditengah malam dan membuah air ke kamar mandi. Bumil bisa mensiasati agar memenuhi kebutuhan asupan cairan dengan meminum banyak cairan saat sore harinya.
  • Makan Jangan Terlalu Banyak
Selain mengurangi minum di malam hari, kurangi juga asupan makanan sebelum tidur. Apabila makan tidak dibatasi maka tidur menjadi tidak nyaman karena perut merasa kenyang. Apabila nafsu makan muncul saat malam hari, ibu hamil dapat memakan segelas susu hangat atau makanan ringan.


Itulah beberapa tips posisi tidur yang baik untuk ibu hamil yang sedang masa kehamilan muda atau tua. Tips yang cukup baik yakni dengan posisi miring dan menambahkan bantal diantara dengkul dan punggu anda. Atau bumil juga dapat membeli bantal yang di desain khusus untuk ibu hamil.
Nih, Tips Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil Rating: 4.5 Posted By: tentang ibu