Sunday, 21 February 2016

Bolehkah Mengkonsumsi Yakult Bagi Ibu Hamil? Ini Jawabannya!

Advertisement
Advertisement
Bolehkah Ibu Hamil Meminum Yakult? - Pada masa kehamilan banyak sekali masalah-masalah yang terjadi, salah satunya masalah sembelit atau susah buang air besar. Apabila masalah ini dibiarkan akan berdampak negatif pada pertumbuhan janin karena akan membuat kontraksi pada rahim saat ibu mengejan. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan untuk memperbanyak makanan atau minuman yang kaya serat.

Salah satu produk yang dapat memperlancar buang air besar adalah Yakult. Lalu apakah boleh minum yakult saat hamil? Apakah meminum Yakult saat masa kehamilan aman bagi janin? Untuk menjawab pertanyaan itu, kami akan menjawab serta memberi penjelasannya.

Bolehkah ibu hamil minum yakult

Contoh manfaat yakult untuk ibu hamil kesehatan yakni dapat memperlancar sistem pencernaan dan terdapat prebiotic baik yang berguna untuk mengurai sumbatan akibat mengkonsumsi makanan yang sulit dicerna. Yakult sering sekali digunakan sebagian orang untuk mengatasi buang air besar atau sembelit.

Manfaat Yakult Lainnya Bagi Ibu Hamil

  • Mambantu Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Salah satu keluhan saat masa kehamilan yakni mual. Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh wanita hamil tak terpenuhi secara maksimal. Untuk mengatasi masalah ini cobalah mengkonsumsi yakult agar imun tubuh meningkat serta kekebalan tubuh tetap terjaga sehingga tidak gampang sakit.
  • Mengontrol Bakteri Jahat
Pada satu botol yakult mengandung sekitar 8 milyar bakteri baik yang bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil. Bakteri baik ini dapat masuk melalui pencernaan anda dan mengatasi masalah pada usus karena makanan yang kurang sehat.
  • Mengurangi Kadar Racun di Dalam Usus
Apabila ibu hamil meminum yakult akan membantu proses detoksifikasi serta mengurangi racun dalam tubuh. Karena racun dalam tubuh atau usus ibu hamil dapat mengganggu pertumbuhan janin. Untuk itu, calon bunda harus memperhatikan perkembangan janin yang dikandungnya agar dapat lahir dengan sehat.
  • Meminimalisir Bakteri Jahat yang Ada Pada Tubuh
Pada satu botol yakult, terdapat 6,5 sampai 8 milyar bakteri baik yang bernama Lactobacillus Shirota. Bakteri ini memiliki peranan penting untuk memerangi bakteri jahat yang merugikan tubuh ibu hamil. Jadi calon ibu tak perlu khawatir apabila kondisi usus terganggu karena makanan tak sehat. Untuk seminggu cobalah meminum yakult agar memerangi bakteri jahat yang tercampur dengan makanan.
  • Keseimbangan Flora Usus
Yakult diciptakan untuk memerangi bakteri jahat yang terdapat pada tubuh. Prebiotik pada minuman ini dapat menyeimbangkan flora usus, sehingga bakteri jahat tidak akan mengganggu pencernaan ibu hamil dan janin yang dikandungnya. 

Lalu bolehkah ibu hamil minum yakult tiap hari? Boleh, asal jangan terlalu banyak. Tidak mungkin juga  apabila ibu hamil langsung minum lebih dari 10 botol dalam sehari? Yakult sendiri aman untuk diminum oleh ibu hamil dan hal ini telah diperkuat oleh penelitian ilmiah pada majalah OTC Digest, Edisi 104 Tahun IX. 1 April 2015 “Manfaat Probiotik Saat Hamil dan Melahirkan" dan Ethical Digest, No.135.Tahun XII. Mei 2015 “Konsumsi Probiotik pada Kehamilan”.

Bahan baku pada yakult sendiri terdiri dari susu bubuk skim yagn tidak ada lemak lalu disterilisasi oleh teknologi UHT 121 derajat celcius pada beberapa detik serta menggunakan proses pasteurisasi 70-80 derajat celcius. Ibu hamil sendiri dapat meminum yakult kapan saja namun lebih baik 1 atau 2 botol dalam sehari.

Apabila mengalami sembelit saat masa kehamilan, sebaiknya mengkonsumsi bahan makanan yang alami, seperti buah apel. Tak hanya baik untuk kesehatan, buah apel juga baik untuk memperlancar buang air besar karena mengandung serat yang tinggi. Selain buah apel, ibu hamil juga bisa memakan buah semangka, melon dan buah lainnya yang mengandung serat tinggi.

Selain buah, ibu hamil dapat mengkonsumsi sayuran yang berwarna hijau. Apabila dikonsumsi secara rutin, akan membuat ibu hamil dapat membuang air besar secara lancar. Selain itu, jangan lupa meminum air putih setidaknya 8 gelas atau 2 liter per hari. Apabila kekurangan pasokan air putih bisa mengakibatkan sembelit yang semakin parah.

Dari penyataan ini, dapat disimpulkan meminum yakult untuk ibu hamil diperbolehkan asalkan tak dikonsumsi terlalu banyak. Karena produk kemasan seperti yakult biasanya mengandung bahan pengawet yang tak baik bagi kesehatan ibu hamil dan janinnya. Apabila mengalami susah buang air besar, sebaiknya mengkonsumsi bahan makanan alami yang banyak mengandung serat.

Bolehkah Mengkonsumsi Yakult Bagi Ibu Hamil? Ini Jawabannya! Rating: 4.5 Posted By: tentang ibu